Archive for November, 2011

Sudahkah Kita Hemat Energi?

 

Hai2.

 

Seperti judulnya, kali ini saya ingin mengajak anda sekalian …

 

Jreng jreng jreng.

 

Untuk berhemat energi.

 

Pernahkah kawan-kawan memerhatikan ac yang sedang menyala, tv yang sibuk berdendang dengan gambaran-gambarannya yang juga tengah sibuk? Atau, diisi dengan presenter cantik/tampan, hehe.  Atau, komputer yang sibuk dengan tarian screen-savernya.

 

Jawabannya, pasti pernah (maksa nya, aha aha)

 

Ya. Para benda elektronik yang manis-manis itu siap-sedia untuk membantu anda dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti hiburan, pendidikan, sosial, dst.

 

Dan yang melatarbelakangi hidupnya mereka tentu saja, listrik. Energi.

 

Lalu, saya pun dengan usilnya bertanya lagi.

 

Siapa yang tahu bahwa sumber daya alam itu ada batasnya, dan siapa yang pernah ngecek tagihan listriknya, airnya?

 

Ngabain yang pernah ngitung, dan malah ngelirik yang belum.

 

Nah, bagi yang belum, ga ada salahnya melirik argumen saya tentang mengapa hemat energi itu, perlu.

 

Satu.

Lebih irrrit.

Uang yang biasa anda gunakan untuk bayar listrik, air, selisihnya karena anda berhemat bisa anda pakai untuk kebutuhan, atau keinginan lainnya, atau, bahkan bisa anda sumbangkan bagi saudara-saudari kita yang hidupnya masih berkekurangan. Perhatikan nasib anak-anak jalanan yang ga punya sendal jepit, ga bisa sekolah, anak panti yang butuh sarapan bulan depan, yayasan sosial yang butuh kedermawanan anda untuk bangun rumah sakit?

Atau … Anda yang lagi butuh sweater merah yang bagus, hehe. Atau, hmm. Tabungan masa depan, untuk hal tak terduga.

 

-mengirit sumber daya alam untuk generasi mendatang, meminimalisir eksploitasi alam.

Yang ini, tak perlu dijelaskan lebih.

 

Yak. Demikianlah.

 

Jadi, bagi yang merasa belum hemat energi, ga perlu berkecil hati. Lama-lama dibudayakan pasti bisa. Misal saya keasyikan tenggelam bermain game berjam-jam lamanya. Besoknya saya kompensasikan dengan irit hiburan.

 

Atau, bagi anda yang selama ini, maaf, saya cuma ingin jujur, rada malas nutup ac, lampu, kipas angin, dst karena alasan apapun, salah satunya kepraktisan, dan merasa, wah, kocek gua masih banyak, atau … Yah, yang kerja juga suami gue. Di rumah kan gua cape ngurus anak. Ga papa dong. Silakan, eliminasi pikiran tersebut bila anda ingin bersumbangsih dalam hal hemat energi ini.

 

More power to yoooou.

 

Dan ketika suami anda pulang, dan menemukan lampu kamar mandi tertutup rapi, ac di kamar tidak dinyalakan ketika tak ada penghuni, vcd player dan speaker dimatikan sehabis nonton. Maka ia akan pulang dengan hati yang ringan dan bangga, bahwa istri ataupun anaknya mungkin telah lebih bijaksana dan perhatian atas keringat kerja kerasnya.

 

Ya asal lampu halaman depan rumah jangan dimatiin lo ya dan kebetulan di sana ada genangan lumpur. Eh, yang pulang malah kepeleset, bruk.

 

Dan ternyata yang ngetuk pintu rumah, suami anda yang habis kepeleset dan ngeringis.

 

Haha ^_^ only a joke.

 

Semangat untuk anda!

 

 

 

 

Meditasi, yuk

Hai, all.

Ketemu lagi dengan si authoress daripada blog ini. Hehe.

 

Hari ini saya akan membahas tentang meditasi.

 

Apa anda seorang yang suka bermeditasi? Atau mungkin, tidak? Pertama-tama, kita intip yuk manfaat meditasi.

 

Meditasi, dalam pengertian saya adalah memusatkan pikiran pada satu objek. Dengan ketekunan, dan kegigihan, lama-kelamaan kita mampu menjadi lebih tenang, perasaan bahagia dan damai muncul dari dalam, konsentrasi meningkat. Meditasi cocok dilakukan bagi siapa saja karena bukanlah milik agama tertentu.

 

Anda orang yang sulit mengendalikan pikiran?; mudah emosi; seringkali bersedih, butuh ketenangan; rasa damai; penyelesaian masalah; menginginkan pengendalian diri; menumbuhkan kebijaksanaan?; ingin lebih dekat dengan Tuhan?

Solusi yang bisa diambil salah satunya adalah melalui meditasi.

 

Teknik-teknik meditasi di luar sana begitu banyak. Anda bisa coba googling untuk mencari yang sesuai dengan anda.

 

Kalau yang biasanya saya lakukan:

 

-Meditasi pada napas.

Jadi, memerhatikan, merasakan napas yang keluar masuk daripada hidung. Mau sambil bekerja, nunggu di halte atau dalam posisi duduk bersila dengan mata terpejam. Boleh. Dipadukan dengan angka, misal tarikan napas pertama, note di pikiran satu, keluar napas pertama kali, note sebagai dua, begitu sampai sepuluh. Lalu mulai dari awal lagi. Kalau sudah terbiasa, note berupa angka di pikiran bisa dicabut.

 

-Meditasi berjalan.

Jadi sambil berjalan kita memerhatikan gerakan dalam langkah kita.

 

-Meditasi gerak

misal sedang mencuci piring, perhatikan saja kita saat berada dalam gerakan. Kadang gerakan saya saya sengajakan agar lebih lambat agar lebih mudah berkonsentrasi, atau sedang memangkas kebun, silakan bermeditasi.

 

-Meditasi pada chakra ajna

yaitu bermeditasi pada titik di antara alis.

Misal dengan mata terpejam dan bersila. Bayangkan di titik tersebut terdapat cahaya yang begitu indah. Konsentrasikan di sana. Kalau masih sulit, saya biasanya mengawali dengan konsentrasi terhadap napas.

 

Masih banyak bentuk meditasi lainnya. Ada meditasi pada objek, warna, chakra lainnya, dst.

 

Silakan mulai latihan meditasi anda bila tertarik.

 

Selamat berlatih.