Archive for February, 2012

Nyalakan Cahayamu Hari ini

Hari ini cuaca nampak lebih indah dari biasanya, karena mungkin saya sedang ingin berbagi dengan Saudara-saudari?

Bagaimana dengan cuaca di tempat anda? Apakah tengah hujan, ataukah cerah?

Tak masalah, badai… ataupun langit tertintakan dengan kekuningan matahari yang berkilau; Tak masalah, seberapa besar rasa duka anda pada detik ini, kering dalam rangka penyokong jiwa anda pada saat ini. Rapuh dengan air mata.  Saat ini, Saudara-saudariku yang kukasihi, nyalakanlah cahaya anda.

Dengan cahaya kemendungan seakan tidak lagi ada. Dengan cahaya, anda mengizinkan jiwa anda mendapatkan sentuhan lembut, sebuah kado kesempatan, yang setelah alam semesta berikan, andalah pemegang perintah untuk menyalakannya. Dengan cahaya, anda tidak menyia-nyiakan kasih sayang keluarga dan kerabat anda, kasih dan kemurahan hati alam.  Perubahan memang sebuah fakta pada dimensi ini, tapi hati anda terteguhkan oleh cahaya yang anda nyalakan, indah. Dengan cahaya, anda membuat orang lain melihat pelita anda sebagai harapan hidup, terpancing untuk memantik cahayanya sendiri. Dengan cahaya, hati yang membeku akan kembali terhangatkan. Udara menjadi sebuah serbuan jiwa baru menggetarkan, yang ingin kembali menghidupkan. Hidup dengan berani dan anda meneriakkan maupun membisikkan, aku hidup untuk pembelajaran yang akan membawaku pada kebahagiaan. Aku bisa. Siap. Cerita yang tak akan lagi kusesali, karena aku berjalan dalam cinta.

Nyalakan kualitas positifmu hari ini. Saya yakin setiap orang punya ruang penyimpanan ini.

Mungkin anda penyayang yang tak egois, pemberani, bijaksana, seiorang pemerhati yang dapat menunjukkan di mana letak celah suatu masalah, mungkin anda pemberi, mungkin suara anda indah, hati anda indah dan dapat membuat dunia ini lebih penuh dengan cahaya, mungkin anda pengampun, anda mediator, anda punya ketulusan, anda punya senyum dan ilmu untuk dibagikan pada orang lain, anda punya semangat.

Anda adalah anak-anak daripada cahaya. Perhatikanlah diri anda sendiri, sebelum anda memercayai perkataan saya.  Anda pada umumnya akan tersenyum dalam dada ketika melihat orang saling memberi. Cahaya dapat memberikan aliran positif pada jiwa-jiwa yang lesu.

Bagikanlah cahaya anda. Kalau bisa, hari ini dan sekarang.

Karena waktu tidak menunggu.

Dan ketika anda sudah bisa mulai melepas keterikatan akan hasil daripada menyebarkan cahaya itu sendiri. Seperti anda tidak lagi mempermasalahkan, apakah orang tersebut membalas anda atu tidak, kelihatan menghargai anda atau tidak, tidak memaksakan kehendak, dengan menghargai pribadi dan pilihan orang tersebut, dsb.

Anda melangkah satu tapak dalam pembebasan.

Kenali diri anda. Kenali Tuhan.

 

Jangan berkecil hati. Anda berharga, siapapun dan apapun anda. Anda berhak bahagia.

Reflection

Masih ingat sama lagu Christina Aguilera yang satu ini?

 

Rasanya saya ingin menyanyikannya sekarang.

 

“When will my reflection show, who I am inside?”

 

 

Ketika Sedang Malas, Apa Yang Harus Dilakukan?

Anda lagi liburan, tiba-tiba bukannya produktif, anda malah jadi guling-guling di atas ranjang. Saya ga mau menghakimi guling-guling di atas ranjang sebagai ga produktif. Bahkan tidur-tiduran pun kadang bisa saja produktif, ketika anda tengah lelah dan memang butuh istirahat.

Nah, bagi yang sedang ingin memilih yang tipe bergerak, ini tips dari saya.

 

-Mulaiu dari melakukan hobi anda dulu

Lah, mengapa dari hobi dulu?

Biasanya, ketika anda melakukan sesuatu karena suka, otomatis anda akan bersemangat, dan ketika rasa malas menyerbu, ia tergantikan dengan rasa ga lemas dan bahagia.

Tentu saja kegiatannya diusahakan yang positif, ya.

 

-Lakukan dengan sesuatu yang, hm, enak?

Hehe. Anda lagi pengen belajar, tapi ga mood, nih. Anda bisa menyiasatinya dengan sambil memakan cemilan (sesuai standar kesehatan) atau sambil mendengarkan musik? Bila anda sulit melakukan tugas anda sembari melakukan keduanya, setelah cukup terhibur, anda bisa kembali bekerja dengan fokus. (Yang baca nunjuk-nunjuk. Saya bisa sama cemilan).

 

-Jalan-jalan sebentar, atau, nyalakan tv sebentar?

Anda bisa melakukan salah satu di antaranya. Kalau sedang berjalan, boleh di dalam rumah. Perhatikan rasa dari gerakan kaki anda. Setelah rileks, anda dapat beraktivitas kembali.

 

-Ingat kembali tujuan anda

Ketika mengingat tujuan anda, anda akan terpacu untuk melangkah.

:  )

Numerologi

Karena bulan-bulan segini nampaknya banyak murid SMA yang tengah sibuk memikirkan mau kuliah jurusan apa, link ini mungkin bisa berguna.

Yah, sekedar saran. Belum tentu benar, belum tentu salah. Dengan numerologi kira-kira kalian bisa meraba, kira-kira energi kalian jenisnya apa? dst. Ini juga bukan sekedar untuk yang mau lulus SMA, orang dewasa juga boleh melihat-lihat.

Silakan.

http://www.certuspersonality.com/certus-Free-Numerology-Reading-services.php

Lagu Hari Ini, Ihi

True to Your Heart-98 degrees

Picture of You-Boyzone

Music of My Heart-N sync, Gloria Estefan

Rindu-Agnes

Come What May-Moulin Rouge

Dancing Queen-ABBA

 

Apakah ini gara2 hasil test saya keluar hari ini ‘ ‘:?

Saya ga lagi mendengarkan lagunya, sih. Cuma keinget.

 

Rasa Malu

Pagi hari ini saya akan membahas tentang rasa malu.

Ada yang ga kenal sama rasa malu? hehehe. Kalau begitu, apakah anda muka tembok? Pake cat apa yah? Ah, anda blushing.

Kita simpan dulu frasa berharga ini, muka tembok, di dalam kaus kaki santa.

Rasa malu, suatu rasa yang begitu familiar sekaligus mendatangkan enigma bagi kita. Sebuah rasa yang bervariasi,  kadar dan warna-warninya, namun tetap menjelaskan satu kata, ah, malu.

Munculnya kapan, yah, singkat kata, seperti, mungkin, saat kita melakukan sesuatu yang bertentangan dengan hati nurani, atau mungkin, ada juga yang bertentangan dengan etika umum, dan kebetulan, kita peduli. Atau pada saat kita tidak melakukan apa yang kita pikir sebagai sepantasnya kita lakukan dan rasakan? Atau saat kita membandingkan diri kita dengan orang lain?

Well, kita simpan dulu, eng, singkirkan berbagai penjelasan ini ke tempat manis di sisi kita, sebuah tempat penyimpanan plastik berwarna pelangi.

Kita kembali pada ‘muka tembok.’

Apa keuntungan menjadi muka tembok?

Saat anda jatuh, anda punya keberanian lagi, setidaknya untuk melangkah lagi.

Saat anda dihantam cacian orang, anda punya keyakinan bahwa semuanya akan menjadi baik ketika anda kembali berusaha. Menengok manis pada orang dfi sekeliling anda  (bukan dengan arogansi, loh, ya) Tapi dengan pohon jiwa, Who are you? Gua gak akan terpengaruh, atau mungkin dengan pemikiran, Oh, ya. Yang kamu katakan mungkin benar.  Kamu memang teman, tapi dengan cara yang agak pedas. It’s ok. Tapi sekarang saya bukan begitu lagi, loh, ya. Walaupun sekarang saya masih dalam area hitam, tapi saya mau bangkit loh. Jadi, rasa malu, gua ga butuh lagi. Cacian lo, gua anggap suplemen, hidup gue? Ok. Berjalan terus. Aku siap, aku siap (insert spongebob) Gua ga butuh cengeng lagi. Dengan kecengengan berlebih gua ga bisa idup.

Lalu, kelemahan muka tembok apa?

Muka yang terlalu tembok,  mungkin dapat memanjakan anda, untuk terus melakukan yang tidak sepantasnya. Tidak mau membuka mata, malah mengisi mata anda dengan semen cair, yang lama-lama bukan hanya membayangi mata lagi, tapi membutakan.

Singkat kata, apa yang ingin saya sampaikan mengenai rasa malu dan muka tembok ini?

Gunakanlah jurus muka tembok di saat yang diperlukan, tapi jangan gunakan jurus muka tembok dengan tidak bijaksana. Bisa-bisa anda menjerumuskan diri anda sendiri, ataupun orang lain.

Ya, Semangat, kawan.

Muah.

Note:

Lalu, rasa malu itu teman, atau musuh, sebenarnya.

Karena saya tak mau omong besar Xp yah singkat kata, menurut pandangan saya, rasa malu ini adalah kawan sekaligus lawan.

Anda bisa menerkanya.

Teman ketika anda mengambil informasi daripadanya, dan merumuskan, melaksanakan langkah yang menuju hal yang baik  daripadanya. Menilik, sinyal apa yang sebenarnya disampaikannya? Mengenai kurang berusahakah saya, mengenai kesalahan saya di masa lampaukah? Mengenai ketamakankah? Mengenai kekurangbersyukurankah? Mengenai menutupi jiwa pemberanikah? Mengenai menutupi kualitas-kualitas andakah?

Lawan, ketika anda menggunakan rasa malu secara berlebihan dan tidak sehat, sehingga anda susah maju, dan malah mengubah rasa malu jadi negativitas.

Sekiannnn.