Archive for the ‘ Jendela Kehidupan ’ Category

Long Journey -Angela Zhang

Disclaimer:: The lyrics aren’t mine

~

It’s a long long journey

Till I know whera I’m supposed to be
It’s a long long journey
And I don’t know if I can believe
When shadows fall and block my eyes
I am lost and know that I must hide
It’s a long long journey
Till I find my way home to you

Many days I’ve spent
Drifting on through empty shores
Wondering what’s my purpose
Wondering how to make me strong

I know I will falter I know I will cry
I know you’ll be standing by my side
It’s a long long journey
And I need to be close to you

Sometimes it feels no one understands
I don’t even know why
I do the things I do
When pride builds me up till I can’t see my soul
Will you break down these walls and pull me through

Cause It’s a long long journey
Till I feel that I am worth the price
You paid for me on calvary
Beneath those stormy skies

When Satan mocks and friends turn to foes
It feel like everything is out to make me lose control
It’s a long long journey
Till I find my way home to you.to you

Salah Satu Titik Balik: Bersyukur

Manusia suka sekali melihat ke arah masa depan: tentang dengan siapa anjing peliharaannya akan kawin nanti, tentang apa tukang es krim akan lewat di depan rumah tepat di saat sedang haus dan lapar, tentang apakah gebetan (anak tetangga) akan keluar rumah?, tentang, ah, jangan-jangan, akankah kehidupan saya bahagia nantinya dengan si dia.

Manusia bukannya hanya suka melihat ke depan tapi juga belakang. Seperti saya di kala subuh seperti ini, menimang-nimang di pikiran dan hati apa yang kurang dengan saya selama ini.

Mengapa hidup terasa lebih sulit beberapa tahun belakangan ini?

Tiba-tiba saya dibawa kepada suatu area restroom.

Mau tertawa? saya juga ingin tertawa karena saya menggunakan bahasa, ‘restroom.’

Ya, saya dibawa kepada suatu titik peristirahatan, oleh siapa?

Mungkin oleh rasa malu, dan terketuknya kesadaran saya.

Bagaimana kalau tantangan hidup yang lalu juga sebenarnya ialah sama beratnya dengan tantangan hidup masa kini, akhir-akhir ini?

Melihat ke belakang, saya rasa iya. Melihat pada diri saya di waktu kecil dan remaja, saya menjadi malu.

Anak itu bukannya tidak pernah merasakan susah, tapi ada garis senyum di wajahnya, karena ia selalu bersyukur, dan tidak mengecap ataupun men-judge bahwa dirinya tak layak, atau hari depannya akan suram,

Bagaimana dengan anda? Apakah anda melihat gambaran wajah anda di kala anda menikmati hidup anda dalam optimisme? Bagaimana perasaan anda belakangan ini? Apakah terus-menerus tercemari perasaan galau.

Mungkin, kita harus kembali kepada masa itu, bukan berarti kita membuang kenyataan dunia dengan berpura-pura menjadi anak kecil yang naif, melainkan…

Belajar menikmati hidup dengan sikap dan perasaan positif, yang mengubah dunia yang nampaktidak gampang menjadi suatu dunia keajaiban dengan bukit dan lembahnya,

Yang perlu diarungi dengan syukur, kebahagiaan, dan rasa takjub.

Terimakasih telah membaca, Saudara-saudariku.

Genggamlah titik balik kita ketika kita kehilangan arah.

Moksha dan Moksha

Link ini oke banget, Kawan-kawan.

Informatif sekali, apalagi bagi yang tertarik dengan dunia spiritual dan konsep moksha. Pembahasannya agak berbeda dan unik dari sumber-sumber yang pernah saya temui.

Saya beri nilai sembilan jari.

http://agniveer.com/2790/salvation-hinduism/

 

Terimakasih sudah berkunjung ^_^

Anda dan Dunia

Mari kita bayangkan sambil menghirup napas dalam…

(Perhatian, tulisan ini berisikan banyak perbandingan yang patut anda curigai sebelum melanjutkan. Beranikah?)

Bahwa kita dan dunia di luar kita adalah satu.

Anda satu dengan dedaunan yang teraliri embun, dengan pemandangan desa yang spektakuler dan menggigit, dengan jumlah bintang di langit yang berkerlap-kerlip.

Anda merasa bahagia ketika anda dipedulikan orang lain: masa depan anda, rasa nyaman anda, bahagia anda, cita-cita anda, anda merasa senang naik pesawat, oh, meskipun menegangkan anda dapat melihat gelembung awan putih yang nampak lembut, mengagumi keindahan mereka; mengagumi serta takjub bagaimana manusia dan perumahan terlihat begitu tiny dari atas sana, dan alam semesta begitu penuh misteri dan keajaiban, anda suka rasanya mengalami ketegangan akan pengalaman baru, anda suka menikmati kedamaian sepoi-sepoi angin dan keheningan, anda suka suara eongan kucing. Anda ingin menikmati hari esok.

Sekarang, anda anggap diri anda satu dengan lingkungan yang kering meronta, butuh penghijauan, pembersihan, anda bayangkan diri anda satu dengan jangkrik-jangkrik di belukar, anda adalah satu dengan ulat yang menyukai bergerus di atas permukaan daun, anda adalah satu dengan anak orang utan yang induknya mengalami penembakan hingga berdarah-darah, anda melihatnya dengan kedua mata kepala anda sendiri, anda adalah satu dengan ikan air tawar yang sedang dipentok-pentoki untuk dijadikan hidangan, ga tahu antara pingsan dan menghirup napas, anda adalah satu dengan ayam yang sedang digaya-gayai untuk masakan padahal anda masih ingin melihat matahari besok terbit, menghirup udara segar yang mengalir pada kerongkongan anda, cuci mata dengan ayam betina, berkokok dan menyatakan diri, aku hidup dan merasa menjadi ayam paling oke di dunia. Merasakan embun dan dingin yang mengalir hingga bagian kaki yang unik dan nampak seperti kayu. Anda seekor doggie yang suka menggonggong dan menggonggong, nempel-nempel, naikkin orang dan ga salah apapun, tapi anda dipukul-pukuli, wong doggie kan yah menggonggong.

Atau anda pembantu yang dianiyaya majikan, dengan kekerasan verbal, atau lainnya?

Atau anda udang yang menyukai berguling pada air laut, tiba-tiba anda terperangkap jaring?

Lalu apa yang anda rasakan, rasa sakitkah…?

Timbulkah pertanyaan semacam ini, adakah cara menghidupi hidup yang lebih baik?

Kalau roh anda sebenarnya satu dengan mereka, tindakan apa yang akan anda lakukan?

Memang, kebahagiaan dan kesedihan berpadu di dunia ini untuk menghasilkan pertunjukkan dan jalan.

Dan jika anda memang adalah satu dengan mereka,

Tindakan apa yang akan anda ambil…?

Jalan apa yang akan anda pilih?

Link oke tentang keseimbangan hidup dan pencarian

Link oke buat hari ini kawan (nyodorin jus stroberi)

 

http://ekatvam.org/liberation/dharma-artha-kama-moksha.html

 

Silakan dicek.

Bagaimana menurut anda?

 

Cinta

Cinta dimulai, ketika anda memperlakukan diri anda dengan lembut, sangat lembut melebihi kelembutan yang paling lembut, bahkan mengalahkan balutan sutra, dan juga sekaligus tegas.

 

Tanpa anda memperlakukan diri anda pertama kali dengan kelembutan, anda akan terhalangi untuk maju dalam cinta dan kebahagiaan. Semuanya berawal dari penghargaan anda atas diri anda. Jangan membenci diri anda sendiri terlalu lama.

 

Bangkit, perbaiki apa yang perlu diperbaiki. Berikan diri anda waktu dan upaya.

Dan kelembutan dari diri anda sendiri.

Perlakukan diri anda dengan lembut, sekaligus tegas.

Nyalakan Cahayamu Hari ini

Hari ini cuaca nampak lebih indah dari biasanya, karena mungkin saya sedang ingin berbagi dengan Saudara-saudari?

Bagaimana dengan cuaca di tempat anda? Apakah tengah hujan, ataukah cerah?

Tak masalah, badai… ataupun langit tertintakan dengan kekuningan matahari yang berkilau; Tak masalah, seberapa besar rasa duka anda pada detik ini, kering dalam rangka penyokong jiwa anda pada saat ini. Rapuh dengan air mata.  Saat ini, Saudara-saudariku yang kukasihi, nyalakanlah cahaya anda.

Dengan cahaya kemendungan seakan tidak lagi ada. Dengan cahaya, anda mengizinkan jiwa anda mendapatkan sentuhan lembut, sebuah kado kesempatan, yang setelah alam semesta berikan, andalah pemegang perintah untuk menyalakannya. Dengan cahaya, anda tidak menyia-nyiakan kasih sayang keluarga dan kerabat anda, kasih dan kemurahan hati alam.  Perubahan memang sebuah fakta pada dimensi ini, tapi hati anda terteguhkan oleh cahaya yang anda nyalakan, indah. Dengan cahaya, anda membuat orang lain melihat pelita anda sebagai harapan hidup, terpancing untuk memantik cahayanya sendiri. Dengan cahaya, hati yang membeku akan kembali terhangatkan. Udara menjadi sebuah serbuan jiwa baru menggetarkan, yang ingin kembali menghidupkan. Hidup dengan berani dan anda meneriakkan maupun membisikkan, aku hidup untuk pembelajaran yang akan membawaku pada kebahagiaan. Aku bisa. Siap. Cerita yang tak akan lagi kusesali, karena aku berjalan dalam cinta.

Nyalakan kualitas positifmu hari ini. Saya yakin setiap orang punya ruang penyimpanan ini.

Mungkin anda penyayang yang tak egois, pemberani, bijaksana, seiorang pemerhati yang dapat menunjukkan di mana letak celah suatu masalah, mungkin anda pemberi, mungkin suara anda indah, hati anda indah dan dapat membuat dunia ini lebih penuh dengan cahaya, mungkin anda pengampun, anda mediator, anda punya ketulusan, anda punya senyum dan ilmu untuk dibagikan pada orang lain, anda punya semangat.

Anda adalah anak-anak daripada cahaya. Perhatikanlah diri anda sendiri, sebelum anda memercayai perkataan saya.  Anda pada umumnya akan tersenyum dalam dada ketika melihat orang saling memberi. Cahaya dapat memberikan aliran positif pada jiwa-jiwa yang lesu.

Bagikanlah cahaya anda. Kalau bisa, hari ini dan sekarang.

Karena waktu tidak menunggu.

Dan ketika anda sudah bisa mulai melepas keterikatan akan hasil daripada menyebarkan cahaya itu sendiri. Seperti anda tidak lagi mempermasalahkan, apakah orang tersebut membalas anda atu tidak, kelihatan menghargai anda atau tidak, tidak memaksakan kehendak, dengan menghargai pribadi dan pilihan orang tersebut, dsb.

Anda melangkah satu tapak dalam pembebasan.

Kenali diri anda. Kenali Tuhan.

 

Jangan berkecil hati. Anda berharga, siapapun dan apapun anda. Anda berhak bahagia.